Email adalah sahabat terbaik para pebisnis online yg sibuk – termasuk sibuk menghasilkan 🙂

Jika Anda tidak ingin menghabiskan terlalu banyak waktu untuk sebuah pekerjaan, temui saya: EMAIL!

– Anda tidak bisa menghabiskan waktu 10-15 menit melakukan Google Adwords/Facebook Ads.
– Anda tidak bisa menghabiskan waktu 10-15 menit melakukan sosial media marketing
– Anda tidak bisa menghabiskan waktu 10-15 menit membuat landing page.
10-15 menit tidak akan cukup melakukan itu.

Tapi berapa banyak waktu yang Anda butuhkan menulis dan mengirim email?

Tidak lebih dari 15 menit!

Untuk menulis email yg punya performa menjual dg sangat baik Anda perlu merubah cara Anda melihat email.

Konversi email Anda akan buruk jika kehilangan bumbu “3 S” ini:
1. Segmentasi
2. Story
3. Specificity

Di artikel ini mari kita fokus pada segmentasi.

Segmentasi berarti pembagian atau pengelompokan list email Anda berdasarkan ketertarikan mereka, berdasarkan apa sih yang mereka inginkan.

Bagaimana Anda melakukan segmentasi dalam email marketing Anda?

Saya mengadopsi prinsip yang diungkap oleh Joanna Wiebe “Copy Hackers” tentang segmentasi:

  1. Pilih action apa yang Anda ingin arahkan subscriber Anda (pas dengan apa yang saya ajarkan disini)
  2. Kenali siapa yang melakukan action dari apa yang Anda arahkan pada langkah 1 di atas.
  3. Kirimkan email hanya pada mereka yg melakukan action tersebut (segmentasi).
  4. Kenali apa yg menjadi ketertarikan segmen baru Anda tersebut.
  5. Kirimkan mereka email yang fokus pada apa ketertarikan segmen Anda tersebut.

Lakukan segera segmentasi dalam email Anda, segmentasi akan membantu Anda HANYA memberikan konten yang benar-benar relevan di-INGINKAN list Anda.

Konten yang relevan (relevansi) akan sangat membantu subscriber Anda.

Itu dia taktik membangun fans dalam database email Anda.

Peace,

-SK

>