Email Marketing Mentoring Idea

Cerita ini bisa mendatangkan ide untuk Anda, bacalah…

Anda lagi duduk di Starbucks nunggu temen yang sudah janjian hari ini.

Tadi Anda sudah pesen Caffe Mocha Tall dan sponge cake yang rasanya bakalan tepat banget nemenin sore yang nyaman ini.
“Ga apalah keluar duit 99rb ini, sekali-sekali boleh donk nongkrong di Starbuck”, bisik Anda pada diri sendiri (di dalam hati lho ya) sambil bayar kopi dan cake pesanan Anda.

Beberapa saat kemudian terdengar nama Anda dipanggil untuk mengambil pesanan kopi panas Anda.

Anda samperin, ambil kopinya terus kembali ke sofa coklat Anda.

Tempat duduk Anda begitu nyaman, suasananya tenang dan Anda sempatkan melihat sekeliling dan mendapati beberapa orang yang asyik kerja pake laptop, ada yang baca buku dan ngobrol dengan seseorang yang sepertinya lagi ngomongin bisnis.

Srupuuuut, kopi mocha hangat itu nikmat bener membasahi tenggorokan Anda…aaaah suegerrrrr, bikin mata yang sempat ngantuk melek lagi.

Ga lama temen Anda lalu datang menuju sofa Anda dan keliatan banget klo dia ga sabar dengerin cerita Anda tentang bagaimana Anda melakukan email marketing sampai-sampai gebrak meja di depan Anda…syukur-syukur kopi mocha seharga 50rb itu ga tumpah.

“Hayooo donk say ceritain gimana kamu ngelakuin email marketing-nya?”, temen Anda ga sabaran untuk Anda segera mulai cerita.

“Kamu tau ga berapa aku keluar duit utk kopi dan cake ini?”, tanya Anda.

Temen Anda geleng-geleng.

“99rb”

“Dan segera setelah aku pulang, semua kenikmatan kopi dan cake ini pun say goodbye dari lidah dan tenggorokan-ku”

“Dengan jumlah uang yang sama…aku bisa punya bisnis yang ga cuman bayarin ongkos aku makan dan minum di Starbucks ini tapi juga kasih aku pemasukan berkali-kali secara otomatis”

“Dan cara aku melakukannya cuman luangkan waktu 3 hari, pasang dlm system yang aku bayar 99ribu itu dan seluruh urusan jualan, closing-ku beres”

“Itu ibarat aku punya sales profesional yang bekerja 1×24 jam”

Lalu Anda ambil hape dan memperlihatkan sales profesional Anda #eh maksud sy memperlihatkan halaman penangkap (email) Anda, “Seperti ini lho say”

Beberapa saat kemudian Anda dan temen Anda sudah asyik melototin hape liatin cara Anda melakukannya dan bagaimana orderan Anda terjadi tanpa perlu melibatkan Anda melakukan marketing kayak dulu lagi.

Terlihat teman Anda juga sibuk mencatat setiap pembelajaran dari Anda.

Ohya, BTW sekedar ngingetin aja…temen Anda sudah bayar tadi Rp. 470rb (udah ditransfer ke rekening Anda barusan, udah cek kan?!). Itu fee Anda utk mengajarkan shortcourse email marketing hari ini.

Setelah 45 menit-an Anda perlihatkan demo dan gimana cara melakukannya, temen Anda pun tersenyum puas dan bilang, “Klo kayak gini aku sekarang paham say – gampang banget ya, ide udah ga sabar nih aku eksekusi, thanks ya say udah ngajarin…ntar tinggal minta papa bayarin autoresponder-nya dulu hihihi”.

Hal sederhana itu bisa dilakukan siapa saja yang menguasai “Email Cafe Cookbook”

Setiap orang bisa membantu temannya dengan skill sederhana yang dia miliki.

Dan dilakukan secara profesional akan memberikan Anda, CASH!

Ka-ching!

Itu dulu utk hari ini, saatnya check-out dari Starbuck.

P.S. Jika Anda ingin mempunyai skill yang dibutuhkan untuk membantu teman Anda punya bisnis, membantu kenalan Anda bisa melihat bahwa siapapun sekarang bisa menjadi seorang mentor hanya dengan satu skill sederhana, baca ebook Email Cafe Cookbook hanya dengan sekali duduk.

>> Order dan download sekarang disini

-SK

>