Bagaimana Menciptakan Banyak Gelombang Di Pikiran Kompetitor Anda?

Dia terbang sementara saya berlari

“Dia punya list besar!”
“Dia jago nulis email!”
“Dia bisnisnya lebih solid!”
“Dia punya produk yang paling bagus di pasaran!”

Otak Anda sudah pintar membuat Anda kalah.

Otak Anda menciptakan sebuah gelombang yg terlalu besar untuk menghantam Anda.

Belum sempat menarik nafas karena selamat dari gelombang pertama…

Lalu gelombang lain datang lagi.

Menghantam Anda tepat saat Anda mencoba muncul ke permukaan (untuk mendapatkan oksigen).

Anda merasa ada terlalu banyak gelombang menuju Anda!

Dan Anda mulai melihat menyerah adalah sebuah ide yg bagus, “Dia” terlalu hebat untuk Anda!

Bagaimana membuat pikiran seperti itu tertanam dalam kompetitor Anda TANPA perlu Anda melakukannya?
>>> Email Cafe Cookbook (dan sekarang bonusnya sebuah “Tension” – baca bagian: INCLUDED ECLASS…)

-SK

Memisahkan Anda Dengan Pemain Rata-Rata…

Run!

Jam 8 pagi…

True story.

Seorang client menghubungi saya.

“Pak, maaf mengganggu, kami baru saja pulang dari Jakarta untuk seminar property”

“Karena isu bom, hanya ada seorang peserta yg datang ke seminar”

“Dan kami putuskan membatalkannya”

“Sudah banyak yg menginvestasikan uangnya pada bisnis property kami”

“Anda satu-satunya orang yg bisa membantu kami”

“Dan kami siap bayar mahal untuk bantuan bapak”

Lalu saya mulai menulis email dan saya dibayar tidak kurang dari 10juta (dan itu baru DP).

Proses menulis itu ga bikin saya stress dan tanpa rasa takut (cemas), “Apakah ini akan membantu?”

Karena…

Saya tau apa yg harus saya tulis!

Bagaimana itu bisa terjadi?

Mempunyai kemampuan menulis dengan cepat akan memisahkan Anda dengan pemain rata-rata.

Saya mendapatkan telpon di atas dan ditawarkan bayaran yg lumayan untuk sebuah pekerjaan menulis.

Itu hanya bisa terjadi jika saya sudah mempunyai kredibilitas.

Mulailah menulis dan lakukan dengan cepat!

Saya mengajarkan sebuah cara menulis yg saya baru temukan setelah 10tahunan menekuni article marketing.

>>> Detail disini

-SK

Tiga Gorila Seberat Hampir Setengah Ton (Masing-Masing)

Pernah dengar (atau alami) ini:

  • Join club fitness dan jarang datang buat nge-gym.
  • Ikut workshop dan ga pernah melakukan apa yg sudah dipelajari.
  • Beli buku dan ga pernah membacanya.

“Sepertinya ini bagus, saya beli!”

Lalu ga pernah menggunakannya, ga sempat mempelajarinya.

Itu akan terjadi pada marketer yg mengabaikan eksistensi gorila ke 3.

Lanjutkan membaca…

Saya akan kenalin pada Anda satu gorila yg ga banyak dibicarakan dalam marketing.

Dia ada dalam tiga gorila seberat hampir masing-masing 1/2 ton (dan dia seharusnya ga diabaikan).

Mengapa Anda datang ke sebuah restaurant?

Karena kata Jamilah tempatnya asyik untuk berduaan dan makanannya the best. Ini dia gorila pertama, Attraction.

Lalu Anda datang ke sana dengan pasangan Anda dan melakukan order.

Saat hidangan disajikan di meja, Anda mulai pandang-pandangan dengan makanan yg disajikan.

Anda pandang dia, makanan itu mandangin Anda balik.

Anda saling pandang berkali-kali. Ini dia proses yg dilakukan gorila selanjutnya: Conversion.

Beberapa kali Anda terkagum dengan cara penyajiannya, “Mmmmmh kayaknya enak nih”

Dan Anda mulai mencicipnya, “Wah bener mak…ini uenak!”

Sendok ke dua, ke tiga dan saya ga harus menghitung detailnya untuk Anda bukan?! Pokoke makanan itu ludes Anda selesaikan dengan cantik.

Itu disebut Consumption (dia gorila yg ga banyak dibicarakan).

Dia akan membuat…

  • Join club fitness dan rajin datang nge-gym.
  • Ikut workshop dan melakukan apa yg sudah dipelajari.
  • Beli buku dan menyelesaikan membacanya.

So…

1. Attraction
2. Conversion
3. Consumption

Udah banyak yg ngomongin dua gorila teratas (Attraction, Conversion) dan melupkan eksistensi gorila ke 3: Consumption.

Consumption adalah tentang timing!

Setelah 5 menit pandang-pandangan, akhirnya Anda memutuskan melahapnya.

Hal yg sama setelah Anda ngobrol 45 menit dengan doi, akhirnya bisa juga menawarkan kencan malam minggu besok.

Hal yg sama setelah Anda pacaran, 3 tahun kemudian senyum si dia mengembang…”Aku dilamaaaaaaarrrrrr mak!!!!”

It’s all about timing.

Dan waktu adalah segalanya.

Tapi 99% pelaku marketing melupakan ini (consumption).

Consumption…

Ini bukan lagi tentang apa yg akan Anda katakan tapi bagaimana dan kapan Anda mengatakannya.

Karena timing adalah segalanya.

Karena timing yg tepat memberikan Anda hasil nyata.

Saya melakukannya dengan AWSC.

Dia adalah transportasi antara pengetahuan dan transaksi.

Dia bukanlah yg terbaik dari tiga gorila karena setiap dari mereka memegang permainan yg berbeda.

Tapi mengabaikan eksistensi gorila consumption ibarat Anda ga mengakui bahwa kustomer Anda punya otak.

Ya sepenting itu.
>>> Detail disini

 

-SK

Cuman Satu Orang Yg Ngomong Nyeleneh Kayak Gitu…

Email Cafe Cookbook

Artikel ini bebas pemanis buatan, bacalah:

Setiap hari, dengan uang yang sudah ada di tangan, ribuan bahkan ratusan ribu prospek potensial Anda akan subscribe ke database email seseorang dengan harapan orang itu akan mampu memecahkan masalah mereka.

Pertanyaan terbesarnya kemudian…

“Apakah mereka sudah subscribe ke dalam database email Anda?”

Jika Anda tidak menjangkau mereka, bagaimana Anda bisa menjual pada mereka dengan sangat cepat?!

Dapat idenya?

Jika ya, kita lanjut ke gosip berikutnya…

Beberapa hari yg lalu saya membaca sebuah catatan di fb yg mengungkap tentang trik “tongkat ajaib” fb ads untuk mendapatkan banyak subscriber.

“Makasih huuuu, sangat berguna”

“Insight yg keren huuu”

“Sungkem huuu, trik nya berkelas banget!”

Lalu sebuah komentar mendapatkan perhatian saya…
“Ribuan list tidak menjadi jaminan menjual itu akan mudah!”
“Saya punya ribuan list dan saya kesulitan menjual pada mereka”

Cuman satu orang yg ngomong nyeleneh kayak gitu.

Tapi mari saya beritahu Neo…

Satu orang itu bicara kebenaran!

Ketika Anda punya ribuan list, Anda ga bisa langsung mengocok botol champagne untuk merayakan sebuah pekerjaan selesai, “Yipeee 10K list pertamaku!”.

Optin page konvensional IS DEAD!

Anda pasti familiar dengan halaman berisi headline, bullet list, cover dan sebuah form penangkap email.

Ya dia memang hebat bicara tentang konversi tinggi seperti dapat ribuan subscriber.

Ya dia mewakili teriakan para kang-goo-roo, “Wooooiiiii konversi optin page gw tinggi bro!”

Tapi bukan itu yg Anda cari!

Trust me!

Saya pernah ada disana.

Saya mudah sekali mendapatkan ribuan subscriber yg isinya?

Freebie seeker!

Mereka hanya menginginkan gratisan dari Anda.

Yang ada dikepala mereka cuman, “Dimana lagi ni nyari yg gratisan”

Dan saat Anda membuat optin page dengan ebook gratis…

Anda menjawab pertanyaan mereka, “Disini gan!”

Make sense?

Lalu Anda frustrasi, “Kok susah ya jualan lewat email?!”

Para freebie seeker ga akan beli apa-apa dari Anda kecuali mendapatkan secepat mungkin ebook Anda lalu cling!

Menghilang!

Anda mulai memikirkan solusinya?

Baca ECC!

Dia bicara tentang “reverse optin page” dan bagaimana seharusnya Anda memperlakukan subscriber Anda.
>>> Order disini, sekarang

-SK

“Papaaaaa beliiiin Autoresponder dong!”

Email Marketing Mentoring Idea

Cerita ini bisa mendatangkan ide untuk Anda, bacalah…

Anda lagi duduk di Starbucks nunggu temen yang sudah janjian hari ini.

Tadi Anda sudah pesen Caffe Mocha Tall dan sponge cake yang rasanya bakalan tepat banget nemenin sore yang nyaman ini.
“Ga apalah keluar duit 99rb ini, sekali-sekali boleh donk nongkrong di Starbuck”, bisik Anda pada diri sendiri (di dalam hati lho ya) sambil bayar kopi dan cake pesanan Anda.

Beberapa saat kemudian terdengar nama Anda dipanggil untuk mengambil pesanan kopi panas Anda.

Anda samperin, ambil kopinya terus kembali ke sofa coklat Anda.

Tempat duduk Anda begitu nyaman, suasananya tenang dan Anda sempatkan melihat sekeliling dan mendapati beberapa orang yang asyik kerja pake laptop, ada yang baca buku dan ngobrol dengan seseorang yang sepertinya lagi ngomongin bisnis.

Srupuuuut, kopi mocha hangat itu nikmat bener membasahi tenggorokan Anda…aaaah suegerrrrr, bikin mata yang sempat ngantuk melek lagi.

Ga lama temen Anda lalu datang menuju sofa Anda dan keliatan banget klo dia ga sabar dengerin cerita Anda tentang bagaimana Anda melakukan email marketing sampai-sampai gebrak meja di depan Anda…syukur-syukur kopi mocha seharga 50rb itu ga tumpah.

“Hayooo donk say ceritain gimana kamu ngelakuin email marketing-nya?”, temen Anda ga sabaran untuk Anda segera mulai cerita.

“Kamu tau ga berapa aku keluar duit utk kopi dan cake ini?”, tanya Anda.

Temen Anda geleng-geleng.

“99rb”

“Dan segera setelah aku pulang, semua kenikmatan kopi dan cake ini pun say goodbye dari lidah dan tenggorokan-ku”

“Dengan jumlah uang yang sama…aku bisa punya bisnis yang ga cuman bayarin ongkos aku makan dan minum di Starbucks ini tapi juga kasih aku pemasukan berkali-kali secara otomatis”

“Dan cara aku melakukannya cuman luangkan waktu 3 hari, pasang dlm system yang aku bayar 99ribu itu dan seluruh urusan jualan, closing-ku beres”

“Itu ibarat aku punya sales profesional yang bekerja 1×24 jam”

Lalu Anda ambil hape dan memperlihatkan sales profesional Anda #eh maksud sy memperlihatkan halaman penangkap (email) Anda, “Seperti ini lho say”

Beberapa saat kemudian Anda dan temen Anda sudah asyik melototin hape liatin cara Anda melakukannya dan bagaimana orderan Anda terjadi tanpa perlu melibatkan Anda melakukan marketing kayak dulu lagi.

Terlihat teman Anda juga sibuk mencatat setiap pembelajaran dari Anda.

Ohya, BTW sekedar ngingetin aja…temen Anda sudah bayar tadi Rp. 470rb (udah ditransfer ke rekening Anda barusan, udah cek kan?!). Itu fee Anda utk mengajarkan shortcourse email marketing hari ini.

Setelah 45 menit-an Anda perlihatkan demo dan gimana cara melakukannya, temen Anda pun tersenyum puas dan bilang, “Klo kayak gini aku sekarang paham say – gampang banget ya, ide udah ga sabar nih aku eksekusi, thanks ya say udah ngajarin…ntar tinggal minta papa bayarin autoresponder-nya dulu hihihi”.

Hal sederhana itu bisa dilakukan siapa saja yang menguasai “Email Cafe Cookbook”

Setiap orang bisa membantu temannya dengan skill sederhana yang dia miliki.

Dan dilakukan secara profesional akan memberikan Anda, CASH!

Ka-ching!

Itu dulu utk hari ini, saatnya check-out dari Starbuck.

P.S. Jika Anda ingin mempunyai skill yang dibutuhkan untuk membantu teman Anda punya bisnis, membantu kenalan Anda bisa melihat bahwa siapapun sekarang bisa menjadi seorang mentor hanya dengan satu skill sederhana, baca ebook Email Cafe Cookbook hanya dengan sekali duduk.

>> Order dan download sekarang disini

-SK

Menawarkan Ferrari pada Seseorang dengan Kemampuan Membeli Avanza (Itupun Kredit)

Cerita ini adalah kelanjutan dari email saya tanggal 02 Juni 2018 dengan subject: Mari sy gosipin ttg ::full_name::

Jika Anda membaca cerita ini tanpa membaca email dengan subject di atas, Anda akan kehilangan konteks dari cerita ini. Silakan join list saya disini, karena cerita inspiratif (provokatif dan penuh motif lol) seperti ini bergentayangan dalam email-email saya.

Tapi jika Anda mendarat disini karena email saya di atas, jangan lakukan apa-apa…lanjutkan aja baca ceritanya…

“Dengar bro, kamu membeli sebuah Ferrari dari dealer saya dan apa yang kemudian kamu lakukan adalah menggunakan Ferrari itu buat jualan sayur. Ferrari ga dirancang untuk itu!”

Rio terkejut dengan jawaban sang legend itu!

Dan akhirnya dia paham kesalahannya…

Anda ga bisa menggunakan pendekatan marketing ala Ferrari pada seseorang dengan kemampuan membeli Avanza, itupun dengan cara kredit!

Saat Rio memutuskan membeli study course premium dari sang legend itu, dia pikir jika study course itu mengajarkan tentang bagaimana menjual seharga 50 juta lewat internet…tentu bakalan mudah banget jualan produk seharga ratusan ribu pada kustomer.

Itulah yang kemudian buat Rio komplain, kenapa study course ini ga bisa membantu saya menjual produk saya yang seharga dua ratus ribu?!

Anda pasti setuju cara menjawab sang legend di atas menggunakan metafora Ferrari adalah jenius!

Bai de wae…

Komplain itu adalah hal kecil, tapi profit besar yang berkelanjutan itu…

FUN!

Anda ingin ga punya ecourse premium seperti sang legend di atas?!

Siapa yang tidak?!

Cara yang paling masuk FUN melakukannya adalah dengan memiliki ECLASS Anda sendiri.

>> Silakan subscribe disini, sekarang (ya berbayar)

Karena freedom is not free!

-SK

>